Virus Corona
Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada abad 21 ini terdapat 3 virus corona yang dapat menyebabkan penyakit berat pada manusia yaitu severe acute respiratory syndrome coronavirus (SARS-CoV), Middle-East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV), dan SARS-CoV-2; ketiganya termasuk genus beta coronavirus. Adapun ada coronavirus yang endemik pada manusia dengan patogenitas yang rendah seperti : HCoV-OC43, HCoV-HKU1, HCoV-NL63, dan HCoV-229E. Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19)

Nama penyakit : coronavirus disease 2019
Singkatan : COVID-19
Penyebab : virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2)             
Metode penularan : droplet respiratori, virus ditemukan di saliva dan sekresi respiratori
Masa inkubasi : 1-14 hari (masih bisa berubah sesuai bukti ilmiah terbaru). ditemukan juga 24 hari kasus asimptomatik

Spektrum Penyakit
80% infeksi ringan dan beberapa asimptomatik
penyakit yang disebabkan virus terutama infeksi saluran nafas atas dan pneumonia
Gejala : 

  • Fever (83-98%)
  • Cough (46-82%, usually dry)
  • Shortness of breath at onset (31%)
  • Myalgia or fatigue (11-44%)
  • Less common symptoms:
    • Pharyngitis
    • Headache
    • Productive cough
    • GI symptoms
    • Hemoptysis

Timeline
30 Desember 2019 -- Penyakit COVID-19 pertama kali terdeteksi di China
7 Januari 2020 -- virus pertamakali diisolasi30 Januari 2020 -- WHO menyatakan sebagai “Public Health Emergency of International Concern” (PHEIC).
11 Februari 2020 -- WHO menyatakan nama penyakit : COVID-19 
11 Maret 2020-- WHO menyatakan sebagai PANDEMI

Situasi Global
Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 20 Maret 2020 adalah 209.839 kasus, 81.021 kasus diantaranya dilaporkan dari Cina (tersebar di 34 wilayah termasuk Hong Kong SAR, Macau SAR, dan Taipei), dengan 83,7% kasus konfirmasi dari Cina berasal dari Provinsi Hubei.
Total kematian 8.778 kasus (CFR 4,2%)
Kasus konfirmasi yang dilaporkan di 167 negara di luar negara Cina, sebanyak kasus dengan 2.199 kematian di 33 negara.
Informasi lain :
Daftar negara terjangkit COVID-19 dapat berubah setiap harinya mengikuti perkembangan data dan informasi yang didapatkan di Situation Report WHO.

Situasi Indonesia
Sejak 30 Desember 2019 sampai 20 Maret 2020 pukul 14.00 WIB, terdapat 1.939 orang yang diperiksa dari 28 Provinsi dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.570 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 369 kasus konfirmasi positif COVID-19
https://covid19.kemkes.go.id/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus/situasi-terkini-perkembangan-coronavirus-disease-covid-19-15-maret-2020/#.Xm5FK6gzaUk

Isu mengenai terapi ACE
di sosial media berkembang isu bahwa terapi ACE-I atau ARB memperarah COVID-19 karena virus SARS-CoV-2 berikatan dengan enzim ACE2 dan kadar ACE2 meningkat pada terapi dengan ACE-I dan ARB.
The Council on Hypertension menyatakan bahwa dokter dan pasien sebaiknya melanjutkan terapi dengan antihipertensi seperti biasa karena tidak ada data ilmiah atau klinis yang menyatakan bahwa terapi ACE-I atau ARB harus dihentikan karena infeksi COVID-19
https://www.escardio.org/Councils/Council-on-Hypertension-(CHT)/News/position-statement-of-the-esc-council-on-hypertension-on-ace-inhibitors-and-ang

Sumber :
webinar PB PAPDI terkait COVID-19
download PEDOMAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI CORONAVIRUS DISESASE (COVID-19) rev 3
situs resmi pemerintah https://www.covid19.go.id/
Info terkini COVID Indonesia https://infeksiemerging.kemkes.go.id/
Mapping penyebaran COVID-19 https://experience.arcgis.com/experience/685d0ace521648f8a5beeeee1b9125cd
Situation report WHO https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200310-sitrep-50-covid-19.pdf?sfvrsn=55e904fb_2