Antijamur — Titik Tangkap pada Sel Jamur (4 Babak)
Empat babak: urutkan titik tangkap antijamur pada sel jamur, tempatkan tiap obat di titik kerjanya, jawab konsekuensi klinis (kenapa flukonazol tak cukup untuk mold, kenapa ekinokandin lini-1 Candida tapi tak untuk kriptokokus, kenapa vorikonazol perlu pantau kadar), lalu pilih 1 agen sistemik untuk neutropenia demam. Sumbu utama = titik tangkap (mekanisme); spektrum & konteks FN = lapisan kedua.
1Urutkan siklus
2Saring & tempatkan
3Konsekuensi klinis
4Susun regimen
Babak 1 — Urutkan Titik Tangkap Antijamur pada Sel Jamur (LUAR → DALAM)
Susun 4 titik tangkap dari dinding sel terluar sampai inti (DNA). Tiap titik = sasaran satu kelas antijamur. Gunakan panah untuk memindah.
1
Sintesis DNA/RNA (inti)
Replikasi asam nukleat jamur. Target flusitosin (5-FC) — antimetabolit, biasanya kombinasi.
2
Dinding Sel — β-1,3-Glukan
Polimer glukan penyusun dinding sel jamur (tak ada di sel manusia). Target ekinokandin (hambat glukan sintase Fks1).
3
Membran — Ergosterol (langsung)
Sterol utama membran jamur. Target poliena (amfoterisin B) — ikat ergosterol → bentuk pori, membran bocor.