Kembali ke Farmakologi

Antibiotik Tifoid — Titik Tangkap pada Perjalanan Salmonella Typhi (4 Babak)

S. Typhi = patogen INTRASELULER fakultatif (hidup dalam makrofag) + reservoir di kandung empedu. Dua ciri ini + RESISTENSI yang bergeser cepat menentukan terapi. Urutkan perjalanan infeksi, tempatkan antibiotik di titik kerjanya, buang trio MDR klasik, jawab konsekuensi klinis (termasuk jebakan fluorokuinolon & munculnya resistensi). PRINSIP KUNCI: farmakokinetik intraseluler penting, tetapi pemilihan klinis tetap ditentukan susceptibilitas strain (AST), lokasi infeksi, keparahan, dan pola resistensi.

1
2
3
4
Babak 1 — Urutkan siklus hidup Salmonella enterica serotype Typhi (intraseluler fakultatif)

Susun 5 fase dari paling awal ke paling akhir. Gunakan panah untuk memindah.

1
Carrier Kronik
Kandung empedu = reservoir penting carrier kronik (sering pada batu empedu/biofilm). Penyebaran via tinja; terkait risiko kanker kandung empedu.
2
Invasi Mukosa (sel M, plak Peyer)
Tertelan via makanan/air; menembus epitel usus lewat sel M di atas plak Peyer. Kapsul Vi kurangi deposisi komplemen/opsonisasi & redam respons inflamasi thd LPS.
3
Fase Intraseluler (dalam makrofag)
Ditelan makrofag di plak Peyer & KGB mesenterika, TAPI bereplikasi di dalam makrofag (co-opt mesin sel). Tak memicu inflamasi mukosa akut (beda dari NTS).
4
Bakteremia (primer -> RES -> sekunder)
Apoptosis makrofag -> bakteremia primer transien -> kolonisasi sistem retikuloendotelial (hati, limpa, sumsum) -> bakteremia sekunder yang berhubungan manifestasi klinis (demam step-ladder).
5
Kolonisasi Kandung Empedu
Mencapai sistem hepatobilier & mengkolonisasi kandung empedu; re-infeksi usus via empedu. Komplikasi minggu ke-3: perdarahan/perforasi usus.