Laki-laki 42 th, petani, dengan kekakuan rahang dan kejang otot menyeluruh 3 hari setelah luka tusuk paku berkarat. Kesadaran penuh.
Laki-laki 42 th, petani. 8 hari lalu tertusuk paku berkarat di telapak kaki kanan, luka tidak dibersihkan tuntas. Riwayat imunisasi tetanus tidak jelas (tidak pernah booster dewasa). Onset gejala 3 hari lalu; period of onset (gejala pertama → spasme pertama) hanya ~24 jam (pertanda berat). 3 hari terakhir: rahang nyaris tak bisa dibuka (trismus berat), leher & punggung kaku, wajah menyeringai (risus sardonicus). Hari ini: spasme otot menyeluruh SERING (beberapa kali/jam) dipicu suara/sentuhan/cahaya, punggung melengkung (opistotonus). Disfagia BERAT — tidak mampu menelan ludah, hipersalivasi, sekret menumpuk. Saat spasme: dada kaku, SpO2 turun transien ke 88–90% lalu pulih (apnea spasmodik singkat). Kesadaran penuh, nyeri hebat tiap spasme. Suhu 37,8°C. TTV antar-spasme: TD 128/80, HR 104, RR 26, SpO2 95% udara ruang. Luka telapak kaki kanan: masih ada jaringan nekrotik & korpus alienum (serpihan karat). Kaku kuduk (+) tetapi Kernig & Brudzinski NEGATIF. Refleks fisiologis normal, tidak ada defisit fokal. Belum ada instabilitas tekanan darah/aritmia saat ini (disautonomia belum muncul).
Trismus, risus sardonicus, opistotonus, spasme terprovokasi, kesadaran penuh, riwayat luka tusuk berkarat + imunisasi tak jelas. Bagaimana Anda menegakkan diagnosis dan mengklasifikasi keparahan?