Protokol Tetanus
Reasoning tatalaksana tetanus generalisata berbasis 8 pilar terpadu. Diagnosis klinis & klasifikasi Ablett, netralisasi toksin (HTIG), antibiotik, source control, kontrol spasme, disfungsi otonom, proteksi napas/ICU, nutrisi & lingkungan.
Rujukan: WHO · skor keparahan Ablett
Laki-laki 42 th, petani, dengan kekakuan rahang dan kejang otot menyeluruh 3 hari setelah luka tusuk paku berkarat. Kesadaran penuh.
Lihat fokus belajar (spoiler)
- Menegakkan diagnosis klinis & mengklasifikasi keparahan
- Menetapkan netralisasi toksin & imunisasi aktif
- Memilih antibiotik yang tepat & menghindari yang prokonvulsan
- Menentukan waktu aman source control luka
- Mengendalikan spasme dengan titrasi & proteksi napas
- Mengantisipasi indikasi jalan napas & ICU
- Mengelola disfungsi otonom dengan agen yang tepat
- Merencanakan nutrisi adekuat & lingkungan minim stimulus
Laki-laki 38 th, hari perawatan ke-4, tetanus generalisata dengan spasme berulang meski sedasi, disertai tekanan darah & nadi yang berayun ekstrem, demam, dan keringat berlebih.
Lihat fokus belajar (spoiler)
- Mengenali disfungsi otonom sebagai penanda keparahan
- Memahami batas dosis sedasi yang lazim & risikonya
- Memberikan terapi otonom dengan cara & pengenceran benar
- Menetapkan target terapi & memantau tanda toksisitas
- Menyikapi gangguan elektrolit akibat terapi secara bertingkat
- Menentukan source control ulang pada fokus yang tersisa
- Menghindari kelas obat yang berbahaya pada kondisi ini
- Mengantisipasi proteksi jalan napas & ICU dini
Sesi IGD: beberapa pasien dengan luka & riwayat imunisasi berbeda; tentukan perlu-tidaknya vaksin tetanus, imunoglobulin, keduanya, atau tidak keduanya.
Lihat fokus belajar (spoiler)
- Mengklasifikasikan jenis luka dengan kriteria yang benar
- Menerapkan matriks keputusan profilaksis
- Memahami interval booster menurut jenis luka
- Menentukan kapan imunoglobulin diperlukan & kapan tidak
- Memberikan vaksin & imunoglobulin dengan teknik yang benar
- Menyiasati pilihan imunoglobulin & uji keamanannya
- Mengenali pengecualian pada pasien imunokompromais
- Menekankan perawatan luka & pelengkapan seri vaksin
Simulator Titrasi ICU
Latihan titrasi bedside (diazepam syringe pump & MgSO4) secara turn-based — berbeda dari reasoning AST di atas. Skor /200, lulus ≥140.