TropiDx : CDSS Android untuk Infeksi Tropis di Indonesia
TropiDx : Pendukung Keputusan Klinis Infeksi Tropis
Lima modul terintegrasi untuk membantu diagnostik infeksi dengan setting Indonesia. Dikembangkan di Divisi Tropik Infeksi RSUD Dr. Moewardi / FK UNS
Mengapa TropiDx?
Clinical Decision Support System (CDSS) infeksi yang beredar luas — MeMed BV, FebriDx, GIDEON, Isabel, qSOFA/SOFA — sebagian besar dikembangkan di setting non-tropis dan tidak memperhitungkan epidemiologi lokal Indonesia: prevalensi ESBL/MDR gram-negatif yang tinggi, endemi dengue/typhoid/leptospirosis/malaria, dan pola resistensi spesifik institusi.
TropiDx mengisi gap tersebut dengan lima tool yang bekerja sebagai satu alur pikir klinis — dari pertanyaan paling upstream ("apakah ini infeksi?") sampai manajemen sepsis bedside.
Lima Modul TropiDx
🧠 InfexiLogic — Probabilitas Infeksi
Tool paling upstream. Menjawab pertanyaan yang mendahului seluruh CDSS lain: ini infeksi, atau bukan? — dari keluhan mentah tanpa asumsi.
- 4 entry point: Demam • Penurunan Kesadaran • Sesak Nafas • Leukositosis
- Gating emergensi: CNS infection (meningeal sign → AB <1 jam), Febrile Neutropenia (IDSA 2011)
- 5 skor tervalidasi kondisional: Nelwan (typhoid), WHO 2009 (dengue), Faine (lepto), WHO 2023 (malaria), FN workup
- Output: probabilitas sigmoid + DDx tropis + red flags + rekomendasi spesifik per diagnosis
🌡️ FeverDx — Diferensiasi Etiologi Demam
Kalkulator demam 2-tier cascading. Tier 1 klinis tanpa lab → probabilitas 3-arah. Tier 2 dengan CBC/CRP/PCT → probabilitas 5-arah.
- Output Tier 2: Bakteri • Viral • Atipikal • Tropik Endemik • Non-Infeksi
- Mendeteksi pola diskordans CRP-PCT (CRP tinggi + PCT rendah → curiga infeksi atipikal, Mycoplasma/Legionella/Chlamydophila)
- Kategori "Tropik Endemik" untuk dengue, typhoid, leptospirosis, scrub typhus — tidak ada di MeMed/FebriDx
- Cascading state: Tier 1 otomatis jadi Bayesian prior untuk Tier 2 (tidak perlu isi ulang data klinis)
🩹 Skor Patogen — Diferensial Gram-Positif vs Negatif
Skor bipolar 15-parameter untuk panduan antibiotik empiris pada infeksi kulit/jaringan lunak (SSTI).
- 8 faktor host + 7 karakteristik visual luka
- Arah positif (+) tarik ke Gram-negatif/MDR • arah negatif (−) tarik ke Gram-positif
- Interpretasi 3-kategori: dominasi Gram-Positif / Ekuivokal-Polimikroba / Gram-Negatif/MDR
- Rekomendasi regimen empiris per kategori (oksasilin/vanko • ampi-sulbaktam/seftriakson+metro • pip-tazo/meropenem)
🫁 Pneumonia Dx — Stratifikasi Risiko Resistensi
5-step workflow dari konfirmasi diagnosis sampai regimen empirik. Mengikuti guideline ATS/IDSA 2019.
- Step 1 gating diagnosis (akut + gejala + tanda + imaging) dengan override per-criterion
- Step 2 klasifikasi setting (CAP/HAP/VAP + modifier aspirasi)
- Step 3 severitas dengan 3 tool paralel: PSI • CURB-65 • IDSA criteria (shared state — input sekali, dipakai 3 tool)
- Step 4 risk flag MRSA & Pseudomonas independen, threshold severity-dependent
- Step 5 regimen builder dinamis dengan eskalasi syok & modifier aspirasi
❤️ Sepsis Hub — Bundle & Manajemen
Clinical hub 8 sub-tool dengan shared state untuk manajemen sepsis di IGD/ICU. Berbasis Surviving Sepsis Campaign.
- Likelihood classifier (unlikely/possible/probable/definite) per SSC 2026
- Severity scores: qSOFA + NEWS2 + SOFA paralel
- Hour-1 Bundle Tracker: countdown timer 5 task SSC dengan auto-check vasopressor
- Kalkulator cairan 30 mL/kg dengan modifier komorbid (CKD/CHF/dengue critical phase)
- Norepinephrine Calculator: 4 racikan standar Indonesia, mode forward/reverse
- Vasopressor Kit: 5 tab (VP, Epi, Dobu, PE/Dopa, NEE agregator) dengan formula NEE per Kotani 2023
- Empirical AB Bridge: 8 source × 2 regimen (standar vs eskalasi), awareness syok otomatis
- Referensi: 26 sumber primer (SSC 2021, Kotani 2023, SOAP II, ADRENAL, dll.)
Alur Penggunaan di Bedside
TropiDx tidak mendikte — mendukung judgment klinis. Alur paling natural:
1. Pasien datang dengan keluhan
↓
2. InfexiLogic — "ini infeksi atau bukan?"
↓ (bila probable infeksi)
3. Pilih tool spesifik sesuai fokus:
• Demam undifferentiated + lab → FeverDx
• Infeksi SSTI → Skor Patogen
• CAP/HAP/VAP → Pneumonia Dx
↓ (bila memenuhi kriteria sepsis)
4. Sepsis Hub — bundle + vasopressor + AB bridge
Setiap tool berdiri sendiri — tidak wajib dipakai sekuensial. Dokter bedside tetap pemegang keputusan; TropiDx memastikan evidence terkini dan antibiogram lokal tidak terlewat.
Spesifikasi Teknis
- Platform: Android (Flutter). APK ringan, offline-first, tidak butuh internet untuk kalkulasi
- Bahasa: Indonesia untuk seluruh UI klinis • English untuk istilah teknis dan nama obat
- Evidence base: 50+ referensi primer dari jurnal peer-reviewed, guideline ATS/IDSA/SHEA/SSC, dan literatur tropis lokal
- Lisensi: Internal use RSUD Dr. Moewardi / FK UNS (tidak dikomersialkan)
Keterbatasan yang Harus Diingat
TropiDx alat bantu, bukan pengganti kultur mikrobiologi atau penilaian klinis komprehensif.
- Semua skor dan threshold saat ini berbasis expert consensus + literatur, belum divalidasi prospektif di data RSUD Dr. Moewardi (roadmap validasi: 2026-2027)
- Antibiogram lokal belum ter-encode penuh — selalu cross-check dengan data KPRA terkini
- Kultur sebelum AB empirik tetap wajib
- Source control (debridement, drainase, cabut CVC) tetap bagian dari manajemen — antibiotik bukan satu-satunya intervensi
Pengembang & Afiliasi
R. Satriyo B.S. Saran, koreksi, dan kolaborasi pengembangan terbuka. Website: virtualwater19.com.
Tentang Penulis
Menyajikan informasi klinis terkini untuk profesional kesehatan.