Clinical Hub

Hub Informasi Demam Berdarah Dengue

Demam Berdarah Dengue adalah infeksi viral yang memicu kebocoran plasma masif, mengubah fase penurunan demam menjadi ancaman syok hipovolemik yang mematikan.

Alert Klinis / Epidemiologi

Perkembangan Situasi Penyakit Infeksi Emerging Minggu Epidemiologi ke-51 Tahun 2025 (20 Dec 2025) — Selengkapnya →

Ringkasan Klinis

Definisi

Infeksi dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue (famili Flaviviridae, serotipe DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit ini merupakan satu entitas (one disease entity) dengan spektrum klinis yang luas, memiliki masa inkubasi 4-10 hari, dan perjalanan penyakitnya terbagi menjadi tiga fase: fase demam, fase kritis, dan fase pemulihan.

Kriteria Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan klasifikasi derajat keparahan WHO 2009 yang diadaptasi:

A. Probable Dengue

Pasien tinggal/bepergian ke daerah endemik disertai Demam dan 2 kriteria berikut:

  • Mual, muntah.
  • Ruam.
  • Nyeri dan pegal (sakit kepala, nyeri retroorbita, myalgia, arthralgia).
  • Uji tourniquet positif.
  • Leukopenia.
  • Terdapat Warning Signs (Tanda Bahaya).

B. Dengue dengan Warning Signs (Tanda Bahaya)

Tanda ini umumnya muncul menjelang akhir fase demam (hari sakit ke-3 s.d ke-7).

  • Nyeri perut atau nyeri tekan abdomen.
  • Muntah persisten (terus-menerus).
  • Klinis akumulasi cairan (efusi pleura, asites).
  • Perdarahan mukosa (epistaksis, gusi).
  • Letargi atau gelisah.
  • Pembesaran hepar >2 cm.
  • Laboratorium: Peningkatan Hematokrit (Ht) bersamaan dengan penurunan cepat jumlah trombosit.

C. Severe Dengue (Dengue Berat)

  • Kebocoran plasma berat yang menyebabkan syok (Dengue Shock Syndrome) atau distres pernapasan akibat akumulasi cairan.
  • Perdarahan hebat (sesuai evaluasi klinisi).
  • Kerusakan organ berat: Hati (AST/ALT ≥ 1000), SSP (penurunan kesadaran), atau Jantung.

Pemeriksaan Penunjang

Laboratorium

  • Darah Perifer Lengkap (DPL):
    • Leukosit: Leukopenia (dapat mencapai <2000/mm³) sering ditemukan pada fase demam.
    • Trombosit: Trombositopenia (<100.000 sel/mm³).
    • Hematokrit: Peningkatan Ht merupakan tanda awal perembesan plasma dan hemokonsentrasi. Wajib diperiksa berkala.
  • Konfirmasi Diagnostik:
    • < Hari ke-5: Isolasi virus, NS1 Ag, atau RT-PCR.
    • > Hari ke-5: Serologi IgM dan IgG Dengue.

Radiologi & Lainnya (Indikasi Severe Dengue/Warning Signs)

  • Foto Toraks (Right Lateral Decubitus): Mendeteksi efusi pleura.
  • USG Abdomen: Mendeteksi asites, penebalan dinding kandung empedu, organomegali.
  • Kimia Darah: Fungsi hati (AST/ALT), Gula darah, Albumin, Fungsi ginjal, Elektrolit, Analisis Gas Darah (jika syok).

Tatalaksana

Tatalaksana dibagi berdasarkan Grup A, B, dan C.

1. Grup A (Rawat Jalan)

  • Kriteria: Mampu minum adekuat, diuresis setidaknya tiap 6 jam, tidak ada warning signs.
  • Edukasi: Tirah baring dan perbanyak asupan cairan oral (susu, jus buah, oralit, air tajin).
  • Simtomatis: Parasetamol (maksimal 75 mg/kgBB/hari atau 4g/hari) untuk demam. Hindari Aspirin/NSAID (Ibuprofen).
  • Pemantauan: Kontrol tiap hari (fase kritis) untuk cek Ht, Trombosit, dan warning signs.

2. Grup B (Rawat Inap)

  • Indikasi: Terdapat warning signs ATAU kondisi penyerta (bayi, obesitas, diabetes, kehamilan, tinggal sendiri).
  • Cairan (Jika ada Warning Signs):
    • Berikan kristaloid isotonik (NaCl 0,9% atau Ringer Laktat).
    • Mulai tetesan 5-7 ml/kg/jam selama 1-2 jam.
    • Kurangi bertahap menjadi 3-5 ml/kg/jam (2-4 jam), lalu 2-3 ml/kg/jam sesuai respons klinis dan perbaikan Ht.
    • Cairan intravena biasanya hanya diperlukan 24-48 jam.

3. Grup C (Severe Dengue / Syok) - Gawat Darurat

Resusitasi cairan kristaloid isotonik adalah prioritas utama.

  • Syok Terkompensasi (Nadi teraba, takikardia, CRT >2s):
    • Oksigenasi.
    • Resusitasi kristaloid isotonik 10-20 ml/kg/jam selama 1 jam.
    • Jika membaik, turunkan bertahap (turun ke 5-7 ml/kg/jam, dst).
  • Syok Hipotensi (Nadi tak teraba/lemah, Tensi turun):
    • Resusitasi kristaloid/koloid bolus 20 ml/kg dalam 15 menit.
    • Evaluasi tiap 15 menit.
  • Perdarahan: Jika Ht turun namun hemodinamik tidak stabil/syok menetap, curiga perdarahan hebat. Berikan transfusi darah (PRC/Whole Blood) segera.

Guideline Utama

2025 WHO Dengue Case Management

2025 Laboratory Testing for Dengue Virus

2020 Tata Laksana Infeksi Dengue pada Dewasa

2009 WHO : LABORATORY DIAGNOSIS AND DIAGNOSTIC TESTS

Riset Terbaru

Interactive Tool
Kalkulator cairan rumatan & resusitasi awal (Dengue).
*Gunakan BBI jika overweight.

Agenda & Kegiatan Terkait

Event

PIT PAPDI V Surakarta 2026

23 Januari 2026
Harris Hotel & Convention, Surakarta
Daftar Sekarang